HnJxnamjFNAlOVF6Q1uObREh7avz80zCg0Efg9rw

Resistor dapat Menghambat Arus, Mari Ketahui berbagai Jenisnya

Resistor


Resistor dapat Menghambat Arus, Mari Ketahui berbagai Jenisnya - Resistor merupakan komponen elektronika yang banyak dipakai dalam alat-alat elektronik yang mana fungsinya menghambat arus listrik sehingga arus yang besar akan dapat diubah menjadi kecil. Hambatan di resistor diberi nama Ohm yang simbolnya (Ω). Kalian pasti ingat kan waktu sekolah dulu dan tidak asing dengan rumus ini (V = I x R), dimana V = tegangan, I = arus, dan R = hambatan. 

Jadi dari rumus diatas tersebut sangat membantu kita dalam mencari berapa volt tegangan, berapa ampere arus, bahkan berapa hambatan yang ada di Resistor tersebut jika dirangkai dalam sebuah rangkaian elektronika. Agar lebih tahu tentang jenis resistor, penjelasannya ada dibawah ini !.

1. Resistor Tetap

Resistor yang punya nilai resistansi tetap sehingga tidak mungkin bisa merubahnya. Contohnya seperti dibawah ini :

a. Resistor Karbon

Komposisi didalam resistor ini berisi karbon yang diberikan campuran tertentu sehingga menghasilkan nilai resistansi. Termasuk resistor generasi lama dan sekarang jarang digunakan karena punya kelemahan diantaranya mudah menyebabkan noise, mudah terpengaruh terhadap suhu, dan umurnya tidak tahan lama.

b. Resistor Film Karbon

Kualitasnya sudah bagus dibandingkan dengan yang sebelumnya dan saat ini paling populer karena banyak dipakai di berbagai peralatan elektronika. Meskipun bahannya masih terbuat dari karbon namun sudah di desain agar lebih awet. Keunggulannya jenis resistor ini yaitu toleransinya tidak terlalu besar, cuma berkisar sekitar 5% .

c. Resistor Metal Film

Karekteristik resistor ini yaitu dibuat menggunakan bahan metal atau logam. Dari segi keunggulannya jelas lebih unggul dari resistor sebelumnya, sebab lebih kuat lagi dari pengaruh suhu pada tegangan tinggi, serta nilai toleransinya sangat kecil, cuma berkisar 1% saja. Tapi jika ingin membelinya perlu uang lebih banyak karena harganya lebih mahal. 

d. Resistor Kawat

Termasuk golongan resistor lama, tapi sekarang ini masih ada juga yang menggunakannya. Karakteristik resistor ini menggunakan bahan lilitan kawat. Biasanya sering di jumpai pada rangkaian peralatan elektronik yang memerlukan daya tinggi misalnya TV tabung.

2. Resistor Variabel

Resistor dengan nilai resistansi yang bisa kita atur sesuai keperluan. Contohnya seperti dibawah ini :

a. Potensiometer

Bodi potensiometer punya 3 kaki dan terdapat tuas gunanya untuk memutar. Modelnya tersedia juga model geser dan model trimpot. Komponen ini biasanya dapat kita jumpai di peralatan elektronik audio pada bagian mengatur volume.

b. Rheostat

Cara kerjanya mirip dengan potensiometer yang mana tuasnya digunakan untuk mengubah nilai resistansi. Rheostat terbuat dari kawat sehingga mampu mengontrol peralatan berdaya tinggi seperti motor atau dinamo. Bentuknya ada linier, rotary, dan trimer.

c. Thermistor

Resistor ini nilai resistansinya akan terjadi perubahan jika ada pengaruh suhu. Thermistor  ada 2 jenis yaitu PTC dan NTC. Biasanya komponen ini digunakan untuk pengontrol peralatan yang berkaitan dengan suhu.

d. Varistor

Varistor sering disebut Voltage Dependent Resistor (VDR) ialah perangkat semikonduktor solid state dua terminal pasif yang dipakai untuk memberi pelindungan pada instalasi listrik dan electronic.

Tidak seperti sekring atau pemutus circuit yang menawarkan perlindungan arus berlebihan, varistor menyediakan perlindungan tegangan berlebihan lewat pencapit tegangan melalui cara yang serupa dengan Dioda Zener.

e. LDR

Resistor yang peka terhadap cahaya sehingga disebut sensor cahaya. Jadi, nilai resistansi pasti berubah sesuai intensitas cahaya yang diberikan. LDR sering dipakai untuk mengontrol peralatan yang ada kaitannya dengan cahaya contohnya lampu otomatis.

Demikianlah artikel tentang resistor dapat menghambat arus dan jenisnya, Semoga bermanfaat.


Related Posts

Related Posts

2 comments