HnJxnamjFNAlOVF6Q1uObREh7avz80zCg0Efg9rw

Blockchain, Sebuah Teknologi di Balik Kesuksesan Juga Ketenaran Crypto dan Bitcoin

Blockchain, Sebuah Teknologi di Balik Kesuksesan Juga Ketenaran Crypto dan Bitcoin

mojokertokab.go.id


Blockchain, Sebuah Teknologi di Balik Kesuksesan Juga Ketenaran Crypto dan Bitcoin - Blockchain mungkin merupakan suatu kata yang cukup asing bagi beberapa orang. Kebanyakan orang mungkin hanya mengetahui MySQL, MariaDB, maupun MongoDB. Namun, untuk para pemain cryptocurrency dan juga bitcoin, kata ini sudah menjadi bagian sehari-hari untuk mereka.

Blockchain sendiri merupakan sistem transaksi secara digital dimana transaksi-transaksi yang ada di dalamnya disimpan dalam setiap blok, blok-blok tersebut terhubung dengan sebuah rantai secara urut. 

Blockchain terhubung lewat kriptografi dan untuk pemakaiannya sendiri tidak terlepas dari bitcoin dan cryptocurrency.

Blok-blok yang terdapat di blockchain ini terdiri dari buku besar atau yang sering disebut juga general ledger dan tiga elemen, yaitu hash, data, serta hash yang berasal dari blok sebelumnya.

Setiap elemen yang terdapat di blockchain ini memiliki fungsi tersendiri. Seperti hash yang berisikan data berupa tanda tangan atau sidik jari. Hash berfungsi untuk mengidentifikasi blok dan isinya dalam sebuah kode unik.

Selain itu, untuk elemen data bergantung pada tujuan dari blockchain itu sendiri. Misalnya untuk bitcoin berisikan seluruh detail transaksi. Dan elemen yang terakhir adalah hash dari blok sebelumnya yang berfungsi membawa jejak informasi.

Pada blockchain sendiri menggunakan sebuah sistem yang sudah terdesentralisasi dimana setiap data yang telah terdaftar di jaringan blockchain akan sama persis. Adanya sistem yang telah terdesentralisasi ini membuat sistem komputer yang telah terhubung akan memberikan validitas otomatis sehingga akan minim kesalahan dan prosesnya cepat.

Di Indonesia sendiri, keberadaan blockchain cukup diterima. Beberapa bank besar seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, Danamon, dan juga Permata telah bekerjasama dengan IBM yang merupakan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, dimana kerjasama ini diterapkan untuk membantu kelima bank tersebut agar dapat menerapkan teknologi blockchain.

IBM akan terus melaporkan perkembangan tentang teknologi blockchain kepada OJK agar tetap sesuai dengan aturan pemerintah. Manfaat dari teknologi ini adalah untuk mempercepat transaksi pengiriman uang dari suatu negara ke negara lainnya.

Selain bank yang tengah dalam proses untuk penetapan penggunaan blockchain, ada beberapa perusahaan tanah air yang mulai mengusung konsep dari blockchain. Beberapa perusahaan itu adalah:

1. Lyfe

Perusahaan yang bergerak di bidang aplikasi dan teknologi smartwatch ini sudah menerapkan konsep dari blockchain. Sebagai penghargaan untuk para penggunanya, Lyfe memberikan sebuah hadiah yang dinamai Lyfe Token, dimana hadiah tersebut dapat ditukar dengan uang ataupun voucher.

2. HARA

Anak perusahaan dari Dattabot yang bergerak di bidang agrikultur ini menggunakan blockchain. Penggunaan blockchain diperusahaan ini adalah untuk melakukan administrasi berupa peminjaman.

3. Indodax

Perusahaan yang awalnya bernama Bitcoin Indonesia ini sudah menggunakan teknologi blockchain sejak awal dirintis yaitu Mei 2013. Perusahaan ini merupakan perusahaan tertua yang menggunakan konsep dari teknologi blockchain. Indodax telah melayani 19 digita asset seperti Bitcoin, Ripple, Dash, dan lainnya.

4. Indonesia Blockchain Network (IBN)

Sejak dirilis pada 4 April 2018, perusahaan ini telah menggunakan konsep dari teknologi blockchain. IBN sendiri merupakan sebuah badan advokat yang memfasilitasi pertumbuhan Buku Besar (Ledger Book). Perusahaan ini mempunyai sebuah ide besar dengan membantu mengadopsi konsep dari teknologi blockchain secara global.

Nah, beberapa hal yang telah dipaparkan di atas merupakan sedikit pengetahuan tentang blockchain. Cryptocurrency dan bitcoin merupakan salah satu implementasi dari blockchain. Jadi, blockchain tidak selalu harus berhubungan dengan bitcoin lagi. Jangan sampai salah pahaminya, ya.


Related Posts

Related Posts

Post a Comment