HnJxnamjFNAlOVF6Q1uObREh7avz80zCg0Efg9rw

Tang Ampere Multifungsi Beserta Bagian-Bagiannya

Tang Ampere

Tang Ampere Multifungsi Beserta Bagian-Bagiannya - Tang Ampere atau clamp meter adalah alat ukur yang dibuat untuk mengukur besar arus pada suatu penghantar listrik, seperti kabel penghantar dengan menggunakan dua bagian penjepit tanpa bersentuhan langsung dengan penghantar listrik tersebut.

Oleh karena itu dengan menggunakan tang ini anda tidak perlu mematikan atau memutuskan arus listrik yang mengalir terlebih dahulu, cukup dengan menjepit kedua gagang tang ampere maka besaran arus akan terbaca dengan cepat dan mudah.

Umumnya tang banyak ampere juga difungsikan sebagai multimeter. Jadi, selain dapat digunakan untuk mengukur besarnya arus yang mengalir pada suatu penghantar listrik, alat ini juga dapat mengukur besaran hambatan, tegangan DC atau AC, dan dapat mengukur frekuensi dan arus listrik DC.

1. Fungsi Tang Ampere 

a. Untuk Mengukur Tegangan AC

Tang ampere bisa dipakai untuk mengukur arus AC 1fasa dan 3fasa. Besaran 1fasa biasanya memiliki tegangan antara 220 Volt - 230 Volt. Sedangkan pada besaran listrik 3fasa yakni memiliki tegangan antara 380 Volt - 400 Volt.

b. Mengukur Tegangan DC

Tang ampere dapat dipakai untuk mengukur arus listrik DC. Tegangan kecilnya dimulai dari 1,5 Volt DC - 50 Volt DC.

c. Mengukur Arus AC

Untuk menghitung arus listrik, tang ampere cuman bisa membaca arus listrik AC. Biasanya tang ampere sanggup menghitung besaran arus sampai beberapa ribu ampere bergantung kemampuannya. Besaran maksimum dapat dilihat di buku panduan atai di nameplate tang itu.

d. Mengukur Nilai Tahanan (Ohm)

Umumnya dipakai untuk cari titik yang terjadi konsleting pada kabel listrik.

e. Mengukur Frekuensi, Kapasitansi Dan Temperatur..

2. Jenis - Jenis Tang Ampere 

a. Tang Ampere Analog

Tang ampere mode ini memakai sistem analog. Sehabis arus mengucur dalam kumparan dengan tegangan khusus karenanya akan langsung diolah oleh beberapa elemen penyusun Tang Ampere Analog dan dikirimkan ke Display.

Konsep kerja Display ini ialah memakai konsep kerja alat ukur kumparan putar. Alat ukur kumparan putar ialah alat ukur yang teknik kerjanya atas dasar perancangan dari 1 kumparan listrik, yang diletakkan di medan magnet, yang dari 1 magnet tetap.

Arus yang di alirkan lewat kumparan akan mengakibatkan kumparan itu berputar-putar. Saat kumparan berputar-putar karena itu jarum petunjuk berputar-putar sesuai besarnya arus listrik yang masuk ke kumparan pada alat ukur kumparan putar.

b. Tang Ampere Digital

Tang amper mode ini memakai sistem Digital.Sehabis arus mengucur dalam kumparan dengan tegangan spesifik karenanya segera akan diolah oleh sejumlah elemen penyusun Tang Ampere Digital.

Induktor sebagai clamp yang terima input berdasar hukum Faraday. Tegangan yang diukur perlu ditempatkan ke sebuah rangkain buffer karena permasalahan impedansi yang akurat. Ini mempunyai tujuan untuk menghindari anjlok tegangan pada sistem. Karena tegangan yang dibuat kecil, karena itu perlu dikuatkan oleh sebuah amplifier.

Tegangan yang dibuat sampai tahapan ini masih berbentuk AC, walau sebenarnya ICL 7107 (ICL 7107 ialah sebuah ADC/Analog Digital Converter yang keluarannya dapat segera diperlihatkan ke 3½ 7- segment. IC ini terima input tegangan maksimum 2V cuman terima signal DC. Karena ada keadaan ini, dibutuhkan sebuah penyearah.

Penyearah yang dipakai harus menggunakan precision rectifier karena jika memakai diode saja akan ada tegangan yang lenyap. Disamping itu signal yang terarah termasuk juga kecil.

3. Bagian-Bagian Tang Ampere

a. Kepala Penjepit

Kepala penjepit berguna sebagai pegangan. 

b. Pemicu

Pemicu adalah pemicu pada tang ampere yang berfungsi untuk membuka kepala klem.

c. Data hold

Data hold adalah tombol yang terletak di samping badan tang ampere, yang ketika tombol ditekan akan menampilkan besaran arus dari hasil pengukuran penghantar listrik.

d. Range switch

Selektor yang punya fungsi untuk mengatur jenis pengukuran yang akan diukur  untuk mengukur sesuai kebutuhan.

e. Tampilan

Layar adalah layar yang menyajikan hasil pengukuran dari tang ampere.

f. Com terminal

Com terminal adalah lubang untuk menghubungkan gagang tang ampere berwarna hitam. Biasanya bisa juga disebut Terminal Commot.

g. Terminal Volt/Ohm

Terminal Volt/Ohm adalah lubang untuk menghubungkan kabel handle berwarna merah.

4. Prinsip Kerja Tang Ampere 

Prinsip kerja Tang Ampere dikenal dengan cara induksi Magnetik sehingga menghasilkan pengukuran non kontak pada arus listrik AC. Arus yang mengalir pada kabel konduktor akan menciptakan Medan Magnet. Arus AC sebagai arus dengan polaritas yang bolak-balik, ini akan mengakibatkan fluktuasi aktif dalam medan magnet yang sesuai dengan aliran arus listriknya.

Sebuah Transformator yang ada dalam Tang Ampere akan merasai fluktuasi magnet itu dan mengkonversikannya jadi nilai Ampere  hingga kita bisa membacanya di layar tang ampere tersebut.

Langkah Pengukuran memakai teknologi ini sangat memudahkan kita dalam pengukuran arus listrik AC khususnya bertegangan yang tinggi. Tang Ampere  sebagai satu diantara alat ukur listrik yang bisa dipakai untuk menghitung arus listrik tanpa perlu memutuskan atau kupas kabel pada lajur arus listrik.

Tang ampere dapat membantu untuk mengukur tegangan listrik, mengukur nilai tahanan resistor. Alat ukur ini benar-benar praktis dipakai dan gampang untuk dibawa, karena mempunyai ukuran yang kecil dan tidak begitu berat.

Alat ukur ini mempunyai "rahang penjepit" yang telah terintegrasikan ke meteran listrik hingga mempermudah pemakai untuk lakukan pengukuran karena perlu menjepit disekitaran kawat, kabel atau konduktor yang lain setiap titik mekanisme listrik dan langsung bisa menghitung tanpa perlu melepas atau kupas susunan kabelnya.

Demikianlah artikel yang membahas mengenai Tang Ampere multifungsi beserta bagian-bagiannya, semoga bermanfaat.


Related Posts

Related Posts

Post a Comment